Langsung ke konten utama

Short Trip, Sentul Paradise (curug bidadari) Desa Bojong Koneng, Babakan Madang

         Libur telah tiba . . . . libur telah tiba . . . . Salah satu hal yang paling saya tunggu-tunggu adalah liburan akhir semester ganjil. Tapi agak menyedihkan juga si biasanya libur semester begini saya menyempatkan diri untuk liburan keluar kota, explore tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi. Huwahhh . . . . . kerjaan tahun ajaran baru ini bener-bener deh, ga ada abisnya, sampai menjelang liburan pun tidak punya cukup waktu untuk membuat rencana liburan, tadinya saya dan Endah berencana mau ke Bromo, tapi ternyata dari 3 bulan yang lalu tiket kereta ke Malang sudah habis total. Dan kami no have idea, mau kemana lagi sedangkan waktu liburan makin mepet, sedangkan untuk keluar kota butuh beli tiket jauh-jauh hari.
       Ditengah-tengah kegaluan hati mengenai liburan yang tanpa arah dan tujuan (Ceileh . . . .) ada temen yang ngeposting foto-foto air terjun menarik dan saya pribadi belum pernah kesini. Langsung deh hari itu juga kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai rute, tiket, peta dan ngumpulin temen yang bisa diajak short trip. Seperti biasa saya klo mau trip hanya mengandalkan apa yang dikata mbah google ditambah dengan rasa percayadiri yang over dan ke sok tauan saya. Saya memberanikan diri berkata kepada teman-teman bahwa sedikit banyak saya tau jalan menuju tujuan wisata kami. Awalnya teman saya yang mau ikut ada 4 orang, perempuan semua dan kami akan naik motor, sepanjang perjalanan H-1 akhirnya lagi-lagi yang emang niat banget ngbolang cuma saya dan Endah.
Peta yang saya andalakan untuk menuju sentul paradise
        Peta diatas saya dapat dari internet dan saya print sebagai pegangan dalam perjalanan, dan peta ini benar-benar berguna sekali selama perjalanan kami jadi kami tidak perlu banyak bertanya pada orang hehehehe. Tugas saya adalah fokus mengendarai motor sedangkan Endah sebagai orang yang saya boceng tugasnya adalah memberikan arah dan melihat daerah sekitar siapa tau ada petunjuk arah yang memudahkan kami menuju Sentul Paradise.
       Saya bersepakat janjian di depan Indomart Cilodong (dekat dengan rumah saya) dengan Endah (rumahnya di Cipayung, Jaktim) antara jam 07.30-08.00. Jam 08.00 kami berangkat dari Cilodong, Depok. Tapi sebelumnya kami isi full tank bensin dan menambah angin ban. Sejauh ini pengetahuan jalan saya menuju Sentul paradise hanya sebatas sampai di daerah Sentul City, sisanya kesanain kami hanya mengandalkan peta yang kami bawa, browsing rute di internet dan kompas bacot.
Jalan yang kami lewati adalah Jalan Raya Bogor ==> sampai dipertigaan lampu merah jalan alternatif sentul belok kiri lewat jalan ini terus sampai disini jalan masih mulus lancar dan tidak ada hambatan apapun, walaupun kondisi cukup ramai karena sedang hari libur panjang nasional jadi disepanjang jalan saya banyak bertemu dengan konvoi motor yang sepertinya juga sama-sama mau menikmati wisata ==> lalu melewati terowongan tol jagorawi ==> belok kiri sedikit ==>lalu dipertigaan sirkuit sentul belok kanan melewati jalan raya babakan madang, jalannya lumayan berlubang dan cukup ramai ==> lalu dipertigaan lurus terus ambil jalan menuju SICC (Sentul International Convetional Center) jalan menuju SICC sangat rusak sekali berasa sedang off road, walaupun ini memang bukann jalan utama tetapi jalan ini termasuk jalan singkat yang dipakai banyak warga untuk menuju dari/ke Sentul City ==> diperempatan bundaran belok kiri, arah jalan menuju jungle land, nantinya akan melewati RS petramedika, dan giant express, lurus terus sampai menemukan petunjuk jalan menuju rainbow hill ==> lalu ambil kiri lurus terus melewati terowongan, ikutin jalan menuju rainbow hill (bukit pelangi) tapi jangan belok ke bukit pelangi ya, lurus terus ikuti jalan saja. ==> jika sudah melewati sentul city perhatikan reklame jalan, jika anda bingung disetiap persimpangan akan ada petunjuk jalan cukup besar menuju sentul City jadi tidak perlu khawatir.
          Keseruan dimulai sejak masih dijalan, alhamdullilah cuaca juga mendukung jadi tidak terlalu panas, jalanan didominasi oleh menanjak dan beberapa tikungan yang cukup seru, motor Supra X saya yang memang sudah lama tidak diservice terkadang suka ngeden juga ditanjatan hahahha. jalannya sudah kaya keong walaupun saya hanya menggunakan gigi 1 dan 2 saja. Sebenarnya jalanannya pun tidak terlalu ramai tapi terkadang ada beberapa mobil proyek yang lewat juga. Sepanjang jalan yang dilihat adalah kawasan perumahan, atau tempat peristirhata pribadi dan kebun-kebun milik warga. Setelah melewati rainbow hill kondisi jalan makin lama makin sepi, jarang ditemui rumah warga, hanya kebun-kebun, kendaraan yang lewat dan ingin menuju Sentul paradise pun jarang saya temui, agak deg-degana juga. Apalagi kami hanya 2 cewej yang sok-sok'an aja, sempet bertanya dalam hati bener ga nih ya jalannya, karena sudah sejak lama tidak menemukan papan petunjuk arah lagi. Tetapi ketegangan kami dicairkan oleh pemandangan dikiri atau kanan jalan yang berupa jurang tapi terlihat kota sentul dari ketinggian.
        Yee . . . . akhirnya menemukan petunjuk jalan lagi dan mulai ramai dengan rumah warga, dan ada 2 mobil yang cukup bagus yang kami kira mereka pasti akan menuju tempat yang sama dengan kami. Jadi kita kePDan aja ngikutin mereka dibelakang biar ga ngerasa sendirian, mulai merasa curiga ketika kok jalannya makin sempit, berbatu dan ada turunan terjal yang hanya cukup dilewati 1 mobil saja. Endah turun dan nanya warga sekitar, ternyata Curug Bidadarinya sudah terlewat saudara-saudara, Untung belum terlalu jauh.
kondisi jalan curug bidadari
       Tanda menuju Sentul Paradise adalah jika menemukan pertigaan yang ada warung tingkatnya belok kiri (sampai disini tidak ada petunjuk jalan lagi dan jika pagi-pagi tidak ada orang yang berjaga untuk memberikan petunjuk, tapi klo agak siangan akan ada beberapa orang yang akan memberi petunjuk).
       Beberapa meter menuju curug bidadari keadaan jalannya sudah tidak mulus lagi, masih naik turun dan berbeluk dengan keadaan jalan yang berbatu, cukup bikin pengendara pegel, ngegas dan ngeremnya. Padahal banyak mobil-mobil yang kategori bagus menuju kesini juga loh.

jalan masih berupa batu-batu

       Setelah kurang lebih perjalanan 2 jam non stop tanpa istirahat, sampailah kami di Sentul Paradise, Di pintu masuknya belum terlihat antrian kendaraan, dipintu masuk ini kita hanya membayar tiket masuk perorang, karena sedang hari libur sekolah Plus libur nasional tiket yang dikenakan Rp. 40.000/orang, Jika hari biasa (week day: senin-jumat) tiket disini hanya Rp 25.000/orang, dan untuk week day Rp. 30.000/orang. setelah melewati pintu masuk masih ada 1 turunan yang cukup curam. Huwahhh . . . .  akhirnya bisa markirin motor, harga parkir motor Rp. 5.000 dan untuk mobil Rp. 10.000. Dari parkiran masih harus jalan tapi hanya sedikit saja kok. dan mulai terlihat saung-suang bambu berjejeran. Pertama kali liat . . . . Subhanallah, cukup keren juga, refresh mata dan otak. Akhirnya kesampean juga mau jalan-jalan.
Curug bidari dilihat dari atas
My best partner trip, Enduy


And it's me


.




Pengelola cukup pintar membuat curug ini tampak lebih luxurious
Sekitar jam 10.00 kami sampai disini, masih belum terlalu ramai dengan pengunjung, air dikolamnya pun belum terisi semua, jadi saya bisa turun ke kolam tanpa basah, duduk dipinggiran kolam sambil menyiapkan peralatan untuk foto-foto hehehehe.
Masih pagi kolomnya belum terisi air

awalnya sempet ngerasa kecewa, liat kolamnya seperti ini
Saya dan Endah kesini memang tidak berniat untuk renang, jadi cuma bawa kaos dan kerudung ganti saja. Tapi setelah sampai disini rasanya gatel pengen ikut nyebur juga, apalagi liat orang banyak pada mainan air, jadi latah mau ikutan juga hehehehe.

Ajaib beberapa menit kemudian kolomnya terisi

Yee . . . . sudah mulai banyak yang berenang

         Saran saya untuk yang mau kesini lebih baik membawa holder anti air, sayangkan klo HP yang dipake buat fotonya mahal-mahal terus harus kena air. Karena air terjunnya cukup besar jadi akan terasa seperti hujan lokal, saya memang tidak berenang tapi terkena cipratan air terjun, lumayan basah deh terutama celana.
Always rainy in here

lama-lama rame

curug bidadari bagian bawah



Endah



















        Air terjunnya cukup besar dan cukup keren, semakin lama debit airnya semakin besar dan anginnya berhembus cukup besar jadi agak menyulitkan kita untuk foto-foto dengan oke. Apalagi dibagian air terjunnya ini cukup sempit jadi setiap mau foto pasti ada aja yang mau lewat.

       Setelah puas main di air terjun, bingung mau ngapain lagi? Mau makan tapi masih pagi juga dan menurut saya makanannya kurang menarik hati, penjaja makanan disini jualannya masih seragam klo engga pop mie, bakso, gorengan ada juga batagor. Mungkin untuk yang berwisata keluarga atau rombongan bisa menyewa semacam saung-saungan yang banyak terdapat disekitar objek wisata, semuanya sudah tertera disaungnya untuk harga, mulai dari paranet Rp. 20.000 per 2 jam, Matras Rp. 15.000 per 2 jam, sauang bamboo Rp. 100.000 per 2 jam, pondok bamboo standar Rp. 200.000 per 3 jam sampai pondok bamboo VIP Rp. 300.000 per 3 jam. Klo saya si Cuma berdua doing jadi duduk dibatu aja deket kolam sambil liatin orang pada renang sampe bosen. Oh iya disini juga sebenernya ada flying fox tapi selama saya disana tidak ada yang mainin dan tidak tau juga harganya berapa.

Ada tempat bilas dan ganti baju

banyak saung-saung, permainan dan ban yang dapat disewakan
        Disini juga banyak disewakan ban-ban untuk berenang ada yang single dan double, ada mainan perahu-perahuan juga, harga mulai dari Rp.20.000 – 30.000. Kolamnya memang paling cocok untuk anak-anak si, karena jika untuk dewasa kedalaman paling hanya sebetis saja, Cuma basahin kaki hehehehe. Airnya juga air alami mata air bukan air kaporit jadi airnya mengalir terus, air terasa dingin jadi bikin seger. Ada fasilitas ganti pakaian dan bilas juga. Untuk toiletnya saya kategorikan bagus dan bersih, awalnya sempet skeptis sama toiletnya tapi ternyata nyaman juga, toilet bayarnya Rp. 2.000/orang tetapi tidak ada yang jaga hanya dikasih kotak saja. Untuk oleh-oleh, tidak ada oleh-oleh khas dari sini, Kebanyakan jualan yang berkaitan dengan makanan, itupun makanan yang jenisnya mudah dijumpai di rumah, pakaian pun hanya sejenis celana pendek renang dan kaos anak yang bisa dibeli di pasar terdekat.



       Sebenarnya saya sangat suka dengan konsep ala pantai tapi didataran tinggi gini, unik dan beda, air terjun alami yang dipadukan dengan kolam renang buatan. Namun sangat disayangkan, semakin mendekati Sentul Paradise mengapa justru jalanannya semakin rusak padahal banyak sekali saya menemukan mobil-mobil mahal yang berlibur ke sini juga. Untuk pengelolaannya juga saya sempet bingung sebenarnya ini dikelola oleh pemerintah daerah, pihak swasta atau warga sekitar? jika dikelola dengan baik pastinya uang pemasukan bisa digunakan untuk memcantik lagi tempat wisata ini. Saya sempet bingung yang mana petugas pengelola resmi yang mana hanya warga sekitar. Karena mereka tidak memakai seragam resmi. Untuk liburan singkat tanpa harus menghabiskan waktu berlama-lama dijalan, harga juga terjangkau liburan di Sentul Paradise good enough lah.

       


Jam 11.00 saya dan Endah sudah meninggalkan Sentul Paradise di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor. Tadinya kami sekalian jalan mau ke gunung Pancar, setelah melihat langit yang agak gelap dan pengetahuan kami yang terbatas kami urungkan niatnya. Ketika pulang kami sempat mampir ke bukit pelangi sekedar duduk-duduk istirahat sambil melihat Kota Sentul dari kejauhan. Lanjut kami makan siang di Ah Poong, Salah tempat makan favorit saya, karena banyak pilihan menu makanan di satu tempat. Lalu sholat di Mesjid Andalusia Islamic Center, akhirnya kesampean juga sholat disini. Jam 14.30 kami meninggalkan Sentul City dan berniat akan ke Danau Dora di LIPI Cibinong, tetapi sampai di jalan raya Bogor hujan cukup deras. Jadi langsung pulang deh. Demikianlah trip saya liburan kali ini. Cukup membuat saya happy dan cukup seru juga.

Cost:
1. Tiket Sentul Paradise                                              : Rp. 40.000/orang
2. Parkir motor di sentul paradise                               : Rp.  5.000 (sharing)
3. Bensin (full, pertamax)                                           : Rp. 31.000 (sharing)
4. Parkir di Ah Poong                                                 : Rp.   5.000 (sharing)
5. Makan siang bakso (tergantung pesanan)               : Rp.40.000/porsi
6. Minuman                                                                 : Rp. 10.000

TOTAL YANG DIKELUARKAN: Rp. 111.000,00/orang

Komentar

  1. Balasan
    1. Terimakasih mba mita, semoga bermanfaat

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. makasih infonyaa..


    Nonton Film Online Subtitle Indonesia Terbaru Download Film Gratis Nonton Movie Serial Tv Drama Korea

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerucut Pengalaman Dale dan Belajar Berbasis Aneka Sumber

WISATA PRAKTIS KE BOGOR (TAMAN TOPI DAN TAMAN ADE IRMA)

Sepupu saya yang kecil Rafa El Fath adalah anak laki-laki berumur 4 tahun yang sangat terobsesi sekali dengan kereta api. Saya pernah menjajikan kepadanya jika sedang libur akan main keliling-liling naik comutter line lagi. Tapi berhubung week end saya penuh terus jadwalnya jadi selalu tertunda untuk memenuhi janji tersebut. Sampai saatnya Rafa sakit panas dan mengigau mau naik kereta sama teta (teteh eka – panggilan Rafa ke saya). Akhirnya hari Sabtu, 9 Januari 2016 dengan keadaan badan masih anget, saya menyempatkan diri memenuhi janji, biar Rafa cepet sembuh. Ma’afin Teta ya …. Hari Sabtu, saya kerja setengah hari dan sudah janjian dengan Rafa, Mamanya dan adiknya Bilqis akan ketemuan di ITC Depok, Pkl. 13.00 setelah itu baru lanjut lagi perjalanan dengan commuter line menuju Stasiun Bogor. Perjalanan di kereta hari ini cukup lancar, karena bawa anak-anak kecil, kita langsung dikasih tempat duduk dengan bapak-bapak yang ada di gerbong. Klo Cuma naik kereta aja, terus balik lagi pula…

WATER KINGDOM Mekar Sari Cileungsi Bogor with 8 Adventurer

Untuk pertama kalinya liburan sama murid-murid ku diluar kegiatan formal dari sekolah. Sebelumnya saya sudah berjanji sama mereka jika mereka rajin bayar uang kas dan uang kas'nya ada banyak saya akan mengajak mereka jalan-jalan. Alhamdullilah uang kas kami terkumpul sampai 2 juta lebih. Setelah searching-searching di internet mencari tempat yang sepertinya seru dan pas dengan uang 2 jutaan membawa anak-anak berjumlah 14 main. Jatuhlah keputusan kami ke water kingdom di Mekar Sari Cileungsi.
Agak deg-deg'an si bawa mereka sendirian, tanpa ditemani guru-guru lain. Karena biasanya 14 anak minimal 3 guru yang ngejaga Hehehehe. Tapi saya yakin anak-anak 8 Adventurer tipe anak-anak yang sudah bisa dilepas, diberi kepercayaan dan cukup diawasi dari jauh. Dari 14 anak, sayang sekali ada 3 murid saya yang tidak ikut.
Kita berangkat hari senin tanggal 15 Juni 2015, dengan asumsi sudah selesai liburan anak-anak lain jadi tidak terlalu ramai plus setelah dicek di web resminya water king…